Opini

PARADIGMA GENERASI Z TERHADAP ISLAM MODERAT

0

Indonesia memiliki keberagaman yang sangat menarik mempunyai agama,suku,keragaman hayati sehingga sangat penting bahwa dikatakan berbeda-beda tapi tetap satu kesatuan, yang memiliki tingkat partisipasi masyarakat yang memberikan suatu informasi yang sangat postitif. Bukan hal awam lagi jika pemikiran-pemikiran tersebut terkadang dibungkus dengan paham-paham yang mengatasnamakan suatu golongan tertentu. Paham ini dapat membuat perpecahan masyarakat yang menjadi Ekstremisme Agama.

Karakter moderasi islam menurut Quraish Shihab menggambarkan sifat moderat yang dimiliki oleh umat islam,yakni tidak condong kearah berlebih lebihan ataupun meremehkan dalam berbagai permasalahan yang terkait dengan agama.

Agama adalah subjek sekaligus objek sasaran empuk bagi para pemikir sempit yang berpandangan bahwa pada agama yang mengajarkan perdamaian abadi dan memperlihatkan adanya kekuasaan Tuhan YME. Konteks inilah yang menimbulkan paham radikalisme terhadap beberapa penganut agama tertentu. Salah satunya, islam sering digarisbesarkan sebagai pemikiran yang radikalisme sehingga sering dikaitkan dengan permasalahan-permasalahan. Padahal sejatinya seluruh agama  itu mengajarkan kebaikan. Apalagi di Indonesia dikenal dengan Bhinneka Tunggal Ika berbeda beda tapi tetap satu.

 Generasi Z saat ini harus mempunyai sikap perdamaian sehingga di Indonesia menjadi Negara yang aman dan tentram,dengan pola seperti itu maka seluruh agama di Indonesia menjadi toleran,Dengan ini generasi Z menjadi agen perubahan untuk pola pikir yang lebih baik dari sebelumnya,terkadang pemikiran seseorang pada generasi sebelumnya dicampurin sifat-sifat masih belum berpikir kedepan.Jadi Generasi Z ini harus sebagai Agen Perdamaian Dunia. Dengan itu Generasi Z memiliki strategi khusus :

  1. Mencerna suatu permasalahan yang ada di masyarakat dengan baik

Jika disuatu masyarakat ada suatu permasalahan maka bisa meminta saran kepada orang yang paham tentang permasalahan yang ada,sehingga bisa memberikan manfaat yang baik dalam masalah tersebut misalnya ada seseorang yang melakukan suatu perubahan yang drastis dilingkungan maka kita harus mencari informasi kebenarannya. Tidak hanya berpaku terhadpa satu orang saja.

2. Melakukan hal-hal positif

Melakukan kegiatan seperti belajar,saling bertukar pikiran,dan saling menjaga keakraban dan perdamain terhadap sesama umat beragama,dengan begitu kita akan menjadi orang yang kreatif,inovatif dan simpati.

3. Mendukung adanya toleransi beragama

Melakukan kegiatan seperti menjaga tempat ibadah yang ada disuatu masyarakat contohnya masjid,gereja,vihara dan lainnya. Saling menghargai seluruh umat beragama sehingga kita akan damai dan tentram.

4. Menggencarkan informasi beragama yang sesuai

Sebagai generasi z harus menyebarkan informasi tentang agama yang saling menghormati seluruh agama yang ada,menjalin silaturahmi untuk mencapai hal yang memberikan positif bagi seluruh pemeluk agama.

5. Mensosialisasikan kepada masyarakat tentang perdamaian beragama

Didalam bermasyarakat generasi z harus  mensosialisasikan kepada seluruh masyarakat agar perdamaian beragama itu sangat baik,oleh sebab itu harus kerja keras untuk membentuk agen perdamaian.

Jadi marilah kita menjaga perdamaian dan persatuan agar umat beragama yang ada di Indonesia saling support satu sama lain,sehingga dengan adanya kedamaian  tidak ada lagi gejolak yang mengakhwatirkan.

ditulis oleh Dimas Arya Dwi Pangestu

Warna dari Tuhan : Hadiah Indah yang Sering Terlupakan

Previous article

Generasi Muda Pancasila Dilarang Bucin

Next article

You may also like

Comments

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

More in Opini