Konten Kreatif

Jajanan Tradisional di coba Bule Bali

0

Indonesia adalah negara dengan jumlah pulau lebih dari 17.000 pulau dan memiliki berbagai macam kebudayaan dan otomatis memiliki berbagai macam jajanan pasar. kali ini david allent TV melakukan tantangan kepada wisatawan yang masih tertahan di bali dimasa pandemi covid 19 ini.

berikut adalah jajanan yang disajikan bagi wisatawan asing di bali oleh david allent TV.

Nagasari
Bikang
Kue Ketan kelapa parut
Lemper isi ayam
Kue Lapis coklat

lalu bagaimanakah hasil review dari wisatawan bali terhadap jajanan nusantara tersebut. Secara keseluruhan bule sangat menyukai jajanan tradisional nusantara dan ini adalah peluang bagi masyarakat yang indonesia yang berada di wilayah dengan angka trafic wisatawan asing yang padat.

Hal yang perlu diperhatikan adalah rata-rata wisatawan asing tidak terlalu menyukai makanan berat seperti budaya indonesia dimana makanan berat adalah prioritas utamanya. kemudian bule juga kurang menyukai makanan pedas dan makanan yang terlalu manis. dan juga rata-rata bule sudah mengurangi pemakaian plastik dan hal ini harus kita perhatikan sebagai bangsa yang juga mengandalkan objek wisata alam.

Diantara lima jajanan diatas maka kue lapis coklat bukan merupakan rekomendasi jajanan tradisional yang disajikan untuk wisatawan asing di indonesia. hal ini dibuktikan dengan rata-rata penilaian yang paling rendah diberikan kepada kue lapis coklat. hal ini juga dipengaruhi oleh orang asing yang tidak terlalu menyukai makanan yang relatif lembek karena mereka merasa aneh dimulutnya.

bikang dan lemper isi ayam menjadi jajanan yang paling disukai oleh wisatawan asing atau bule. Dengan catatan yang harus diingat oleh kita yaitu bule sudah banyak yang mulai vegetarian jadi lemper isi ayam bukan rekomendasi untuk mereka. Kemudian kemasan bikang yang relatif masih memakai plastik menjadi perhatian mereka yang sudah memerangi plastik.

Rilis Survei Respon Masyarakat Sumatera Barat Terkait Aplikasi Injil Berbahasa Minang

Previous article

Youtuber Blakblakan!

Next article

You may also like

Comments

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *