Edukasi

Bentuk Toleransi di Jorong JAMBAK (Jawa, Minang, Batak) Pasaman Barat.

0

Sulastri

Pasaman Barat merupakan kabupaten dengan keberagaman suku, etnis dan agama. Namun, masyarakatnya hidup rukun dan saling mengedepankan toleransi. Bentuk toleransi ini dapat dilihat di Jorong Jambak yang terletak di Kecamatan Luhak Nan Duo Kabupaten Pasaman Barat.


Jambak merupakan daerah yang bemberian namanya  berdasakan suku yang menempatinya. Ya, Jorong Jambak dihuni oleh masyarakat suku Jawa, Minang dan Batak. Seperti kita ketahui kebanyakan suku Batak beragama islam sementara Jawa dan Minang beragama Islam. Tapi masyarakat hidup rukun bahkan pandan pekuburan dan rumah ibadah dibangun berdampingan.

Sebagai penduduk asli, suku Minang mendominasi Wilayah Pasaman Barat. Suku jawa, Batak dan Mandahiling sebagai suku pendatang hadir dalam beberapa periode. Periode awal kedatangan etnis lain di Pasaman Barat tidak lepas dari kegiatan transmigrasi yang sudah ada sejak zaman kolonial Belanda tahun 1930-an, kemudian program transmigrasi zaman orde baru dan pembukaan lahan perkebunan  pada awal 1990-an.
Etnis Minangkabau, Mandailing, Batak dan Jawa mempunyai pola budaya dan sifat khas yang mengarah pada kebudayaan yang mereka miliki.


Bagi penduduk pendatang (urang datang) setibanya mereka ditempat pemukiman yang baru mereka menemukan kehidupan yang baru pula, berbaur antar etnik tersebut, sudah tentu berbeda dengan daerah asal mereka dahulu bahkan semula tidak mengenal antara satu individu, kelompok dan juga etnik yang dipunyai. Pertemuan latar belakang budaya yang berbeda dalam satu komunitas, hal ini mengandung makna hadirnya corak kehidupan baru yang juga ditandai oleh kebiasaan, pola tingkah laku dan nilai sosial budaya yang berbeda. Namun Perbedaan tidak menjadi sebuah prahara melainkan warna yang saling memberi dukungan dan kekuatan satu sama lain. Bhineka tunggal ika tercermin disini.

dutadamaisumbar

Membangun Perdamaian

Previous article

Memahami Video Menag tentang Agama Baha’i

Next article

You may also like

Comments

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

More in Edukasi