Ada banyak posisi dalam sepak bola, mulai dari sepak bola kuno yang memakai central back sejajar hingga sepak bola modern yang memakai empat back seperti saat ini. Para penikmat sepak bola tidak bisa menampik bahwa formasi dengan empat back menjadi formasi paling dipakai di era sepak bola modern saat ini.

Sebuah karya anime yang berjudul Ao Ashi menyajikan tontonan anime bergenre sport yang agak berbeda di antara anime sport sepak bola lainnya. Dimana anime sepak bola biasanya menyajikan pemain jenius yang lebih sering berposisi di depan gawang lawan atau penyerang dalam anime ini menampilkan pemain jenius yang dipaksa menjadi full back dalam tim muda esparion.

Tim muda esparion digambarkan sebagai tim muda yang paling populer dikalangan pelajar Jepang dalam anime ini. Dimana pelajar yang berminat di dunia sepakbola berlomba-lomba untuk dapat masuk tim muda ini. Tentunya ada kriteria khusus untuk bisa mengikuti seleksi tim muda eksperion ini.

Diceritakan pelatih utama tim eksperion mencari bakat sendiri ke perdesaan untuk dapat menemukan bakat muda yang akan di undang ke tim muda eksperion. Ditemukan pemuda yang berposisi sebagai penyerang utama dalam tim yang sangat buruk sekali dalam kerjasama maupun skill pemainnya namun pemuda ini tetap mampu mencetak gol untuk timnya.

Ternyata sang pelatih melihat sang pemuda yang bernama Aoi Ashito memiliki penglihatan keseluruh lapangan dan itulah kunci dimana dia tetap mampu mencetak gol walaupun di tim buruk sekalipun. Kekurangan terbesar Ashito ada pada teknik pengolahan bola yang sangat buruk namun mampu menghadapi takanan dengan baik.

Setelah Ashito lulus seleksi tim muda eksperion ternyata sang pelatih utama memindahkan posisinya menjadi seorang fullback. Benar saja Ashito langsung frustasi namun lambat laun mampu menerima posisi yang diberikan oleh sang pelatih.

Permasalahan terbesar tim muda eksperion berada pada kwalitas kerjasama TIM A dan TIM B mereka yang sangat jomplang sekali yang menyebabkan TIM B yang memang memiliki pemain dengan skill yang baik namun dengan kwalitas kerjasama tim yang buruk berakibat jelek pada peringkat mereka.

Ashito ditempatkan di TIM B tersebut dimana dia dijadikan fullback utama. Butuh waktu yang lama Ashito memahami posisi fullback yang harus dipadukan dengan kemampuan penglihatannya yang menjadi nilai lebih Ashito diantara pemain lainnya.

Puncak dari season pertama dan juga akhir cerita season pertama ini adalah dimana tim eksperion harus mengalahkan pemuncak klasemen. Dan disinilah Ashito baru memahami anugrah kemampuan yang diberikan kepadanya dengan memanfaatkan posisi fullback kiri. Dimana Ashito pada akhirnya menjadi pemain serba bisa dilapangan dengan bertindak sebagai pengatur serangan walaupun berposisi sebagai fullback.

Penasaran dengan anime sepakbola ini? Silahkan untuk menonton anime ini, dijamin menjadi salah satu anime dengan tema olahraga dengan suguhan cerita yang tidak membosankan.

Gusveri Handiko
Blogger Duta Damai Sumbar Tamatan Universitas Andalas Padang Menulis Adalah Salah Satu Cara Untuk Berbuat Baik

    Stunting, Ancaman Generasi Masa Depan Indonesia

    Previous article

    Ini Dia Perbedaan Rumah Makan Padang dan Warung Nasi Ampera

    Next article

    You may also like

    Comments

    Leave a reply

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.