Edukasi

SELF HEALING, APA PERLU?

0

Hallo sobat damai!!

Sobat damai pernah mengalami perasaan sedih yang over  atau traumatis mendalam tehadap suatu hal gak? Misalnya seperti putus cinta, masalah keluarga, tuntutan karir atau masalah yang membuat sobat damai kecewa pada diri sendiri?

Nah masalah tersebut dapat menimbulkan luka atau bahkan bisa menjadi trauma bagi penderitanya. Lalu apakah luka atau trauma yang pernah ada itu dapat disembuhkan dengan sendirinya?

Self healing merupakan suatu metode untuk menyelesaikan segala hal yang berakibat pada kelelahan seseorang terhadap suatu masalaha tuntutan yang tidak dapat terpenuhi. Sama seperti luka pada kaki atau tangan yang disebabkan jatuh dari sepeda, luka yang membekas pada perasaan atau ingatan tentunya sangat perlu untuk disembuhkan.

Mungkin sobat damai sering mendengar ungkapan, “biarlah waktu yang menyembuhkan”. Gimana menurut sobat damai tentang ungkapan ini? Apa sobat damai percaya kalau waktu dapat menyembuhkan luka? Berapa lama, sih waktu yang dibutuhkan untuk menyembuhkan luka? Satu tahun? Lima tahun? Tidak ada waktu yang pasti, bukan? Tapi, faktanya adalah waktu gak bisa yang menyembuhkan luka lho sobat damai.

Self healing adalah sebuah proses penyembuhan diri dari luka batin. Metode ini biasanya dilakukan saat seseorang sedang menyimpan luka batin yang sangat mengganggu emosinya. Self healing berguna untuk menyelesaikan unfinished business yang juga berakibat pada kelelahan emosi seseorang.

Menurut ilmu psikologi, self healing adalah proses penyembuhan yang hanya melibatkan diri sendiri untuk bangkit dari penderitaan yang pernah dialami dan memulihkan diri dari luka batin.

Tujuan dari self healing adalah untuk memahami diri sendiri, menerima ketidaksempurnaan, dan membentuk pikiran positif dari apa yang telah terjadi. Ketika berhasil melakukan self healing, maka kita akan menjadi pribadi yang lebih tegar dalam menghadapi kesulitan, kegagalan, dan trauma di masa lalu.

Lalu Bagaimana cara melakukan self healing?

Self Acceptance Atau Menerima Diri Sendiri

Puncak permasalahan terjadi adalah ketika kita tidak dapat menerima diri sendiri, justru kita menjadi orang lain yang memaksakan dan memberikan tuntutan-tuntutan pada diri sendiri.

Mulai sekarang cobalah sobat damai berhenti sejenak dari aktivitas dan tuntutan yang begitu padat pada diri sendiri, coba luangkan waktu untuk mengetahui apa saja kelemahan dan kelebihan yang ada pada diri sendiri.

Kelemahan hadir tentunya bukan celah untuk memperburuk situasi, tentunya akan tertutupi dengan segala celah kelebihan yang ada pada diri kita jika kita bisa menerima diri kita sendiri dengan apa adanya.

Jangan Menyerah Kalau Punya Mimpi

Agar menjadi sosok pemuda yang sukses pastinya perlu waktu dan proses yang cukup panjang dalam mewujudkannya. Jikalau selalu berproses dalam belajar dan bekerja dengan giat, maka suatu hari seluruh impian akan menjadi kenyataan.

Sayangnya, ekpektasi yang terlalu tinggi membuat kita cenderung menyerah sebelum mimpi menjadi kenyataan. Lalu, akhirnya kecewa pada diri sendiri karena begitu banyak tuntutan yang tidak terpenuhi pada diri sendiri. Nah, hal itulah yang memperburuk keadaan pada penerimaan pada diri sendiri.

Disinilah self healing sangat dibutuhkan, agar kita dapat menghargai tujuan dan mimpi yang  akan dicapai. Pergunakanlah waktu pada setiap detiknya untuk berproses dan hargailah setiap proses yang ada.

Maafkan Diri Sendiri

Setiap insan pastinya pernah sedih, marah dan kecewa pada diri sendiri. Mungkin sobat damai pernah menyebabkan sesuatu yang buruk terjadi, menghancurkan hati seseorang dan gagal dalam meraih sesuatu yang diinginkan. Tetapi hidup dengan rasa bersalah terus-menerus hanya akan merugikan diri sendiri.

Memaafkan orang lain atas apa pun yang telah mereka lakukan memang sulit, tetapi dengan cara ini, kita bisa melepaskan apa yang telah terjadi dan melanjutkan hidup tanpa beban masa lalu. Hal yang sama berlaku untuk diri sendiri ketika melakukan kesalahan.

Jangan membawa beban emosional itu di masa depan karena tidak ada gunanya. Itu hanya akan mencegah sobat damai untuk hidup bahagia. Melakukan self healing dengan cara memaafkan diri sendiri dapat memberi kesempatan untuk menunjukkan kepada dunia betapa hebatnya kamu, dan menerima kesempatan untuk melakukan hal-hal luar biasa dengan hidupmu.

Reference

Brandt, A. (Oct 02, 2019). To Heal From Trauma, You Have to Feel Your Feelings. Retrieved on Nov 18 2020 from https://www.psychologytoday.com/intl/blog/mindful-anger/201910/heal-trauma-you-have-feel-your-feelings

Raab, D. (Jul 11, 2019). How to Heal Yourself and Others. Retrieved on Nov 18, 2020 from https://www.psychologytoday.com/us/blog/the-empowerment-diary/201907/how-heal-yourself-and-others#:~:text=Self%2DHealing,-If%20you%20intuitively&text=This%20means%20accepting%20who%20you,bodies%20help%20us%20self%2Dheal.

Teladan Kebangsaan KH. Ahmad Dahlan

Previous article

Generasi Emas

Next article

You may also like

Comments

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

More in Edukasi