Berita

Sandiaga : Lupakan Perbedaan Politik , Mari Kita Bersama Berkontribusi Untuk Negeri

0

Padang ,- Mantan ketua umum Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Sandiaga Salahudin Uno menjadi pembicara dengan tajuk “Millineal And Digital Preneur In The Industry Revolution 4.0” di Balairoom Caraka Kampus I Universitas Bung Hatta Ulak Karang pada Kamis (12/9/19). Sandiaga beserta rombongan Rumah Kaca Goes To Campus tiba sekitar pukul 13:42 WIB.

Di awal kegiatan, Rektor Universitas Bung Hatta Prof. Dr. Azwar Ananda, MA menceritakan secara singkat tentang profil kampus serta berharap kepada bapak Sandiaga Uno dapat membimbing serta melibatkan mahasiswa dalam berwirausaha.

“ Kami berharap bapak Sandiaga Salahudin Uno dapat membimbing dan melibatkan anak kami agar nantinya tidak hanya terpaku ingin menjadi ASN , tetapi juga bisa berwirausaha ”,- ucap Azwar.

Sebelum masuk ke penjelasan materi , mantan Gubernur DKI Jakarta ini memberikan ungkapan duka cita atas meninggalnya Presiden Republik Ke-3 BJ Habibie , dan menyatakan bahwa dirinya sempat datang kerumah duka semalam .

“ Inanillahi wa Innaillahi Roji’un tadi malam telah berpulang ke rahmatullah seorang tokoh bapak bangsa , bapak teknologi , Presiden ke -3 kita Bacharuddin Jusuf Habibie, saya kemaren malam sempat kerumah duka menemui keluarga untuk itu mari kita semua mengirimkan Al-Fatihah”,- ucapnya dan diikuti oleh seluruh peserta.

Diawal pemaparan materi, Sandiaga membuka pembicaraan melalui Pemikiran Bung Hatta sebagai bapak koperasi dalam membangun perekonomian , tak hanya itu pengusaha muda ini mengajak mahasiswa mengingat kembali kejadian Sumpah Pemuda 28 Oktober 1928, dimana Bung Hatta beserta para pemuda memikirkan masa depan bangsa Indonesia .

 “ 17 tahun sebelum bangsa Indonesia merdeka, 28 Oktober 1928 Bung Hatta beserta pemuda berkumpul bersama-sama memikirkan nasib bangsa Indonesia kedepan dalam bingkai kerjasama , untuk itu adik-adik marilah kita bekerja sama serta berkontribusi untuk negara , jangan pernah saling menyalahkan , pemilu sudah usai , kesampingkan perbedaan politik , sekarang mari saatnya kita bersama membantu pemerintah dalam membangun negeri”,- tegasnya

Pengusaha yang kerap disapa Papa Online ini memperkirakan tahun 2030-2040 Indonesia akan memasuki peringkat ke -7 Ekonomi terbesar di Dunia .

“ Saat ini ekonomi Indonesia peringkat 16 terbesar di dunia , di masa yang akan datang sekitar tahun 2030-2040  Ekonomi Indonesia di Prediksi peringkat 7 terbesar di dunia dan menjadi negara dengan ekonomi yang terkuat”,-imbuhnya

Suami dari Nur Asia Uno ini mengajak mahasiswa untuk membayangkan bagaimana perkembangan teknologi 17 tahun mendatang dimana nantinya sebuah negara akan bersaing dalam kemajuan teknologi , untuk itu Sandiaga berharap di masa yang akan datang hasil produk dari perkembangan teknologi nantinya berupa karya anak bangsa sendiri.

Menghadapi Bonus Demografi , Sandiaga mengingatkan sampai tahun 2030 kita semua harus memperbaiki Indonesia dengan melakukan sesuatu hal, menggunakan strategi yang tepat dan hati-hati agar Indonesia menjadi negara maju .

Generazi Z pada Tahun 2020 menghadapi Bonus Demografi, sampai batas tahun 2030 kita harus memperbaiki Indonesia dengan hal yang strategis , tepat dan penuh hati-hati , jika tidak maka akan hanya menjadi Beban Demografi”,- tegasnya

Dalam berwirausaha Sandiaga berpesan untuk tidak bersifat Juniper (Julid , Nyinyir , Baperan), namun harus bersikap jujur dan bangga menjadi diri sendiri. Di akhir pemaparanya Sandiaga memberikan tips dan trik dalam melangkah serta mengembangkan usaha.

Pertama , Kita harus rajin mencari informasi sebanyak mungkin perihal peluang usaha mana yang bisa kita dapatkan . Kedua, Membangun jaringan dan mempererat tali silaturahmi, Ketiga, Menjadi orang yang Smartpeople dalam menanggapi sesuatu hal. Keempat, harus berani memgambil kesempatan dan jangan pernah sesekali menyia-nyiakan kesempatan yang ada.

“ You Cant Do It! Just begins , tidak usah khawatir bersing dengan negara maju seperti China, Korea , Jepang dan Amerika yang terpenting jangan membuang kesempatan yang ada , bangun jaringan , dan catat segala kegiatan usaha yang pernah di kerjakan guna untuk menjadi referensi kita dalam mengambil keputusan kedepan”,-ucapnya.

 Saat acara telah usai salah satu mahasiswa merasa termotivasi dan berharap bisa sukses seperti Sandiaga.

“ Papa online (Sandiaga) menyampaikan materi dengan detail dan bahasa yang mudah di mengerti serta dapat memotivasi kami nantinya untuk mencoba berwirausaha dan tidak terpaku dengan gaji tetap (menjadi ASN) , saya berharap nantinya bisa sukses seperti papa , dan berharap juga papa online bisa berkunjung kekampus kami lagi untuk memberikan materi,- ucap Tasya kepada tim HarianHaluan.   

Kegiatan ini di hadiri sebanyak 300 mahasiswa baru Universitas Bung Hatta di dampingi oleh Rektor , semua Wakil Rektor , Semua Dekan, dan beberapa Dosen.(ASI)

Source : HarianHaluan.com

Ar Rafi Saputra Irwan

Belajar dari BJ Habibie

Previous article

Arti seorang Guru agama bagi Pengikutnya?

Next article

You may also like

Comments

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

More in Berita