Pada tanggal 25 Januari 2024, sebanyak 196 anggota KPPS dari 28 TPS di Nagari Koto Gadang Koto Anau telah dilantik dan disumpah jabatan. Mereka diberikan amanat selama satu bulan, terhitung dari tanggal 25 Januari—25 Februari 2024, untuk menjaga pesta demokrasi agar berjalan baik dan damai. Pelantikan tersebut dipimpin oleh ketua PPS yakni Santi Suarni.

Santi Suarni, atau lebih kerap dipanggil Santi, menyampaikan segala peraturan yang harus dipegang oleh anggota KPPS. Beliau meminta para anggota untuk menjaga kesehatan, menjaga ketikan di sosial media, dan tidak ikut terpancing dengan berita viral apa pun yang merusak nama KPPS, PPS, ataupun kelompok lainnya.

Saat pelantikan, turut hadir Wali Nagari Koto Anau yakni Bapak Edi Setiawan, A.Md.. Beliau meminta para anggota KPPS untuk semangat dalam menjalankan tugas dan bersikap netral. Dengan kata lain, anggota KPPS yang sudah dilantik, tidak dibolehkan ikut berkampanye bersama partai-partai yang sedang berkampanye. Jika tidak mengindahkan ucapan tersebut, tentu mendapatkan sangsi.

Usai pelantikan, para anggota KPPS diberikan Bimtek khusus mengenai tahapan pemilu pada hari Minggu, tanggal 28 Januari 2024 atau lebih tepatnya tiga hari setelah pelantikan. Saat Bimtek, acara dimulai pada pukul sembilan pagi hingga pukul empat sore. Adapun materi-materi Bimtek yang diberikan, yakni berkaitan dengan pra-pemilihan dan pasca-pemilihan. Contoh, pengenalan DPT, DPTb, DPK, cara menghitung surat suara—sah atau tidaknya surat suara, mendahulukan masyarakat yang disabilitas, hingga perekapan suara yang dilakukan oleh Sirekap.

Pada tanggal 13 Februari 2024, logistik Pemilu pun didistribusikan kepada TPS-TPS yang terbagi menjadi tiga wilayah di Nagari Koto Gadang Koto Anau. Tentu pembagian ini dilakukan secara bertahap agar logistik terjaga keamanannya. Pembagian logistik pun diawasi oleh anggota PPS dan pengawas yang sudah ditunjuk per masing-masing TPS.

Tepat pada tanggal 14 Februari 2024, Pemilu pun dilaksanakan. Sesuai arahan dari ketua PPS, para anggota kembali mengucapkan sumpah jabatan di depan para saksi partai maupun masyarakat yang hadir. Para anggota KPPS saling berjibaku dalam melaksanakan tugas tersebut walaupun ada ucapan miring dari pemilih, seperti jadwal antrean dan kondisi TPS yang tidak memadai (beberapa pemilih kehujanan). Anggota KPPS menjalankan tugas sesuai prosedur dan aturan, yakni pembukaan pada pukul 07.00 atau 07.30 (jika saksi atau pengawas belum datang, pemungutan suara pada pukul 13.00 atau 14.00 (jika antrean pemilih membludak).

Pengalaman menarik pun terjadi di TPS 02. Aplikasi Sirekap sempat eror sehingga pengunggahan C. Pleno sempat tertunda. Ternyata, tidak hanya TPS 02, beberapa TPS pun mengalami hal serupa. Kendati demikian, sesuai arahan anggota PPS, penghitungan suara tetap dilanjutkan hingga pukul 12.00 malam (berbeda-beda tiap TPS). Anggota pun kembali berjibaku dalam pembuatan C. Hasil yang akan ditandatangani dan diberikan kepada saksi partai yang ikut mengawasi proses Pemilu (sesuai partai masing-masing).

“Ucapan terima kasih setinggi-tingginya kepada KPPS Nagari Koto Gadang Koto Anau atas kerja kerasnya dalam mengsukseskan Pemilu 2024 dengan menjunjung tinggi azaz Pemilu yaitu Luber Jurdil,” ucap Santi Suarni, ditemui pada tanggal 16 Februari 2024 di Kantor Wali Nagari Koto Gadang Koto Anau.

Tentu harapan bersama agar pemilu 2024 bersih dari kata curang agar Indonesia mendapatkan pemimpin yang bisa menjalankan suara rakyat.

Indonesia, 20 Februari 2024

Yui
Penulis dan Pengarang

    Tetap Jaga Etika

    Previous article

    Sumbar bentuk gugus tugas untuk lindungi HAM pada sektor bisnis

    Next article

    You may also like

    Comments

    Leave a reply

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    More in Konten Viral