Bisnis produk makanan, pakaian, make up hingga peralatan rumah tangga pasti sangat membutuhkan tempat untuk memasarkan produknya.

Hal inilah yang membuat bisnis pusat perbelanjaan memang menjadi sesuatu yang menjanjikan.

Jadi tak kaget lagi jika Hal ini pula yang menjadikan bisnis pusat perbelanjaan mulai menjamur.

Adapun pusat perbelanjaan sendiri ada banyak jenisnya.

Dari mulai supermarket, minimarket, mal, hypermarket hingga toko serba ada (Toserba).

Nah dari banyak nama pusat pembelanjaan di atas, pasti dari kalian masih banyak yang belum tahu apa pengertian dan perbedaannya.

Dalam artikel kali ini akan dibahas, apa pengertian dan perbedaan dari pusat pembelanjaan seperti supermarket, minimarket, mal, Hypermarket hingga toko serba ada (Toserba).

1. Minimarket

Minimarket sebenarnya adalah semacam “toko kelontong” atau yang menjual segala macam barang dan makanan, perbedaan nya disini biasa nya minimarket menerapkan sebuah sistem mesin kasir point of sale untuk penjualan nya, namun tidak selengkap dan sebesar sebuah supermarket.

Berbeda dengan toko kelontong, minimarket menerapkan sistem swalayan, di mana pembeli mengambil sendiri barang yang ia butuhkan dari rak-rak minimarket dan membayarnya di meja mesin kasir.

Sistem ini juga membantu agar pembeli tidak berhutang.

Sebuah minimarket jam bukanya juga lain dari sebuah supermarket, minimarket Circle K jam bukanya hingga 24 jam.

Minimarket yang ada di Indonesia adalah Alfamart, Indomaret, Ceriamart, FamilyMart, Circle K, dan banyak minimarket yang dikelola individu perorangan atau sering disebut sebagai minimarket mandiri.

Saat ini sebagian besar minimarket di indonesia adalah minimarket berjejaring. Di sumbar minimarket yg memang dapat di anggap sebagai mini market contohnya adalah minang Mart.

Minimarket berukuran kecil dengan kisaran 100m2 s/d 999m2.

2. Supermarket

Supermarket atau pasar swalayan adalah sebuah toko yang menjual segala kebutuhan sehari-hari.

Barang barang yang dijual di supermarket biasanya adalah barang barang kebutuhan sehari hari.

Seperti bahan makanan, minuman, dan barang kebutuhan seperti tissue dan lain sebagainya.

Supermarket ini berukuran sedang dengan kisaran 1.000 meter persegi (m2) s/d 4.999 m2.

Di sumatera barat sendiri supermarket seperti Robinson. Sementara jaringan Budiman, citra hingga aciak mart sendiri secara ukuran memang masih bisa di anggap minimarket namun secara jenis item mereka sudah mendekati supermarket. Hal ini berbeda dengan konsep alfa mart ataupun indomaret.

3. Hypermarket

Di sini hypermarket adalah supermarket yang besar termasuk lahan parkirnya.

Sebagai contoh Transmart, Hypermart, Giant Hypermarket, dan lain-lain. Hypermarket itu lebih besar daripada supermarket.

4. Mal

Mal adalah kata serapan dari bahasa Inggris “Mall” yang diterjemahkan menjadi gedung atau kelompok gedung yg berisi macam-macam toko dengan dihubungkan oleh lorong/koridor (jalan penghubung).

Dalam bahasa aslinya arti Mall mirip dengan pengertian Mal dalam bahasa Indonesia.

Mal adalah jenis dari pusat perbelanjaan yang secara arsitektur berupa bangunan tertutup dengan suhu yang diatur dan memiliki jalur untuk berjalan jalan yang teratur sehingga berada di antara antar toko-toko kecil yang saling berhadapan.

Di sumatera barat Mal dicontohkan seperti Trans Mall padang, ramayana, hingga Basko grand mall.

Secara garis besar toserba modern dibagi menjadi 4 kelompok tersebut namun nantinya tiap-tiap kelompok akan di bagi lagi berdasarkan ketersediaan barang serta luas lahan operasi mereka.

Gusveri Handiko
Blogger Duta Damai Sumbar Tamatan Universitas Andalas Padang Menulis Adalah Salah Satu Cara Untuk Berbuat Baik

    Realitas dari Idealisme

    Previous article

    MEMBANGUN HARMONI DAN TOLERANSI DI SUMATERA BARAT: MENANTANG RADIKALISME DAN MENINGKATKAN PERSATUAN LOKAL

    Next article

    You may also like

    Comments

    Leave a reply

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    More in Edukasi