BeritaEdukasi

Duta Damai Sumbar: Memaknai Hari Perdamaian Internasional dan Kesaktian Pancasila

0

Redaksi- Duta Damai Sumbar, Hari Perdamaian dunia yang di identikkkan dengan gambar merpati putih diperingati setiap tanggal 21 september setiap tahunnya. Hari Perdamaian ditujukan untuk mengingatkan semua orang berkomitmen pada Perdamaian di atas semua perbedaan dan untuk berkontribusi dalam membangun Budaya Perdamaian. PBB meminta semua orang harus memperbarui komitmennya terhadap solidaritas global.

Seperti diketahui bersama, pada 30 September 1965, terjadi sebuah peristiwa Gerakan 30 September (G30S). Peristiwa tersebut masih menjadi perdebatan hingga kini mengenai siapa pendorongnya dan apa sebab yang melatar belakanginya. Namun pihak militer dan kelompok keagamaan terbesar pada saat itu menyebarkan kabar. Jika peristiwa tersebut adalah upaya PKI untuk mengubah pokok Pancasila menjadi ideologi Komunis.

Gerakan yang disebabkan G30S sendiri pada akhirnya berhasil disudahi oleh pihak militer Indonesia. Kemudian pemerintahan orde baru menetapkan tanggal 30 September sebagai Hari Peringatan Gerakan 30 September (G30S). Dan 1 Oktober diperingati sebagai Hari Kesaktian Pancasila. Penyebab diperingatinya Hari Kesaktian Pancasila pada 1 Oktober disebabkan oleh sejarah pada 30 September 1965. Di mana pada saat itu ada peristiwa pemberontakan dan usaha perebutan kekuasaan yang digawangi oleh PKI. Untuk mengubah ideologi bangsa Indonesa Pancasila menjadi berideologi Komunis. Tetapi karena perlawanan yang diusahakan oleh PKI tersebut tidak berhasil, maka dianggaplah bahwa alangkah sakti dan sakralnya Pancasila.

Duta damai sumatera barat memandang hari perdamian internasional dan hari kesaktian pancasila pada tahun ini alangkah ebih baiknya jika di peringati secara bersamaan. hal ini dipengaruhi oleh waktu yang hampir dekat dan keterkaitan antara munculnya ideologi tertentu dan penyebaran semangat kasih sayang itu berkaitan erat.

Munculnya ideologi komunis pada tahun 1920 di indonesia bukan muncul tampa sebab namun ada hal yang menjadi pemacu pada masa itu. Baik dari dalam negeri maupun dari luar negeri semuanya sangat erat kaitannya. penyebaran ideologi komunis jika di ambil hubungannya antara politik di indonesia dan politik dunia pada tahun itu sangat berkaitan. Dimana indonesia masih mencari bentuk ideologi yang sesuai dengan bangsa indonesia walaupun sudah ditetapkan pancasila sebagai ideologi bangsa pada tahun 1945 ternyata masih belum cukup mengungkapkan bahwa pancasila adalah ideologi bangsa ini.

Hal tersebut sampai sekarang masih saja berlanjut terbukti adanya tagline di media sosial seperti Khilafah dan hal-hal hampir serupa lainnya. Perlu kita tegaskan sekali lagi pancasila sebagai ideologi bangsa indonesia sudah final dan tidak akan pernah tergantikan oleh ideologi lainnya seperti, sosialis, liberalis, kapitalis, falsis ataupun khilafah seperti yang sering didengkan oleh kelompok teroris kanan.

Lalu apa kaitan antara hari perdamian internasional dan kesaktian Pancasila?

Menurut Duta Damai Regional Sumatera Barat,Hari peringatan Kesaktian pancasila harus dimaknai dengan meningkatkan kepedulian anak muda pada sesama dimana indonesia memiliki semboyan “Bhineka Tunggal Ika” yang sangat sakral dan hanya memerlukan anak muda untuk menjadi perekat semboyan itu. jika di ibaratkan generasi terdahulu telah menciptakan kemerdekaan yang menjadi pondasi dalam membangun indonesia maka pemuda harusnya menjadi perekat pondasi tersebut dengan bagian lainnya demi mencapai keutuhan bangsa ini.

Karena itu Duta Damai sumbar mengadakan kegiatan:

  1. Kampanye Peringatan hari perdamaian internasional dan kesaktian pancasila
  2. Kunjungan ke tempat ibadah di kota padang.

Kegiatan ini dilaksanakn pada tanggal 4 oktober 2020 yang lalu dan menurut panitia pelaksana kegitan telah sesuai dengan target yang ingin dicapai. untuk keseruan acara akan di bahas pada artikel selanjutnya.

Memaknai Pesan Moral Dalam Flim Long Road To Heaven Yang Dituding Menyudutkan Islam

Previous article

Keseruan Kampanye Peringatan Hari Perdamaian Internasional ala Duta Damai Sumatera Barat

Next article

You may also like

Comments

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

More in Berita