Tak Berkategori

Aku Bukan Tuhan

0

Namaku : Uang
Nama pangilanku : Duit
Nama tenarku : Money
Di Sumatera Barat aku sebut : Putih
Di Medan di juluki : Hepeng
Di Madura panggilanku : Pesse
Di Sunda aku di panggil : Artos
Di Bali aku di panggil : Pipis ( jinah)
Di Jawa Timur di panggil: Duwek
Di Rote di panggil: Doik

Aku tidak kemana-mana, tapi aku ada di mana-mana
Wajahku biasa saja,
Fisiku juga lemah,
Namun aku mampu merombak tatanan Dunia.
Aku juga “bisa ” merubah prilaku,
Bahkan sifat manusia,
Karena manusia sangat mengidolakan aku.
Banyak orang merubah kepribadian dan perilakunya, mereka rela untuk
Mengkhianati teman,
Menjual tubuh.
Bahkan meninggalkan agama dan keyakinanya Demi aku.

Aku tidak mengerti perbedaan orang baik dan orang jahat,
Tapi manusia memakai aku menjadi Patokan derajat,
Aku bukan iblis. Tapi sering orang melakukan kekejian demi aku,
Aku juga bukan orang ketiga.
Tapi banyak suami istri pisah gara-gara aku.
Kakak dan adik beradu dan saling benci karena aku.
Anak dan orang tua berselisih gara-gara Aku.
Dan tidak jarang terjadi kejahatan karena aku.

Sangat jelas juga aku bukan Tuhan,
Tapi manusia menyembahku seperti Tuhan.
Lihat lah berapa acara Reality show, saat mendapati aku langsung bersujud di hadapan ku.
Bahkan kerap kali anak manusia lebih menghormatiku dari pada
Tuhannya.
Padahal Tuhan sudah berpesan “Jangan di perbudak oleh uang”.
Seharusnya aku melayani manusia,
Tapi justru manusia malah mau jadi Budakku.!

Aku tidak pernah mengorbankan diriku Untuk siapapun,
Tapi banyak orang rela mati demi aku,
Perlu diingat Aku hanya bisa menjadi alat bayar resep obat anda,
Tapi tidak mampu memperpanjang hidup anda.!

Kalau suatu hari di panggil Malaikat
Aku tidak bisa menemani anda,
Apalagi menjadi penebus dosa-dosa anda.
Bahkan aku tidak bisa menyuap penjaga pintu neraka.

Anda harus menghadap sendiri kepada SANG PENCIPTA lalu menerima Pengadilan-NYA…!!!
Saat itu, pasti akan terjadi pengadilan terhadap anda
Adakah selama hidup anda menggunakan aku dengan baik, untuk kebaikan atau untuk kejahatan,
Atau bahkan menjadikan Aku sebagai Tuhan?.

Perlu aku informasikan bahwa aku tidak ada di surga,
Jadi jangan cari aku di sana ya.

Pesan terakhir dari ku,
Jangan terlalu sayang dengan aku, Gunakan aku untuk banyak bersedekah, membatu orang-orang yang pantas dibantu, jangan lupa banyak Berdoa serta bersujud Kepada Sang Tuhan Maha Suci, dan yang utama berbuatlah hal yang baik agar aku jadi Berkah di dunia dan menjadi jembatan bagimu menuju Surga… Aamiin

Suyadi

Bahasa Indonesia Sebagai Jembatan Pengenalan Bahasa dan Budaya Nagari Limbanang Kabupaten Lima Puluh Kota ke Negeri Gajah Putih Thailand

Previous article

BANGKITLAH JIWA DAN RAGANYA, UNTUK KEJAYAAN NUSANTARA

Next article

You may also like

Comments

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *