Edukasi

5 Situs Warisan Dunia UNESCO Di Indonesia

0

Apa saja situs Warisan dunia yang ada di nusantara, Warisan budaya dunia di indonesia dengan kategori budaya Berikut redaksi sajikan untuk pembaca:

Candi Borobudur

Berada Di Kota Magelang jawa tengah, Tidak ditemukan bukti tertulis yang menjelaskan siapakah yang membangun Borobudur dan apa kegunaannya. Waktu pembangunannya diperkirakan berdasarkan perbandingan antara jenis aksara yang tertulis di kaki tertutup Karmawibhangga dengan jenis aksara yang lazim digunakan pada prasasti kerajaan abad ke-8 dan ke-9. Diperkirakan Borobudur dibangun sekitar tahun 800 masehi. Kurun waktu ini sesuai dengan kurun antara 760 dan 830 M, masa puncak kejayaan wangsa Syailendra di Jawa Tengah,yang kala itu dipengaruhi Kemaharajaan Sriwijaya. Pembangunan Borobudur diperkirakan menghabiskan waktu 75 – 100 tahun lebih dan benar-benar dirampungkan pada masa pemerintahan raja Samaratungga pada tahun 825 M.

Ditetapkan sebagai warisan budaya dunia unesco pada tahun 1991 dengan kategori Budaya. Ketidakjelasan juga timbul mengenai candi Lara Jonggrang di Prambanan, candi megah yang dipercaya dibangun oleh sang pemenang Rakai Pikatan sebagai jawaban wangsa Sanjaya untuk menyaingi kemegahan Borobudur milik wangsa Syailendra, akan tetapi banyak pihak percaya bahwa terdapat suasana toleransi dan kebersamaan yang penuh kedamaian antara kedua wangsa ini yaitu pihak Sailendra juga terlibat dalam pembangunan Candi Siwa di Prambanan.

Tambang Batu Bara Ombilin

Tidak banyak yang tahu bahwa tambang batu bara Ombilin yang berada di kota Sawahlunto Provinsi Sumatera Barat masuk kedalam warisan dunia unesco kategori Budaya. Ditetapkan sebagai warisan budaya dunia pada tahun 2019.

Batu bara di daerah ini ditemukan oleh insinyur Belanda Willem Hendrik de Greve pada tahun 1868. Penambangan di tambang terbuka dimulai pada tahun 1892 seiring dengan rampungnya infrastruktur pendukung berupa jaringan kereta api guna mengangkut batu bara ke Pelabuhan Teluk Bayur, Padang. Sebelum kemerdekaan, produksi batu bara mencapai puncaknya pada tahun 1930, dengan produksi lebih dari 620.000 ton per tahun. Produksi batu bara Ombilin mampu memenuhi 90 persen kebutuhan energi Hindia Belanda.

Lanskap kultur Provinsi Bali

Lanskap kultur Provinsi Bali merupakan sebuah lanskap yang berada di Provinsi Bali, yang ditetapkan menjadi salah satu Situs Warisan Dunia UNESCO pada Tahun 2012. Lanskap tersebut terdiri dari pedesaan dan sawah bertingkat di Bali, dengan sistem subak, pura, dan candi yang berada di sana. Lanskap ini terbentuk dari organisasi pengolahan sawah yang disebut subak, yang merupakan manifestasi dari pelaksanaan filsafat Bali, Tri Hita Karana, yaitu hubungan yang harmonis antara Tuhan, manusia, dan alam sekitar.

Berdasarkan keputusan resmi UNESCO, secara spesifik lanskap tersebut mencakup lima komponen yang tersebar di lima kawasan di Bali, yaitu: kawasan Pura Ulun Danu Batur (Bangli); kawasan Danau Batur (Bangli); kawasan subak daerah aliran sungai (DAS) Pakerisan (Gianyar); kawasan subak Catur Angga Batukaru (Tabanan); kawasan Pura Taman Ayun (Mengwi). Luas total seluruh tempat tersebut mencapai 20.974,70 meter.

Candi Prambanan

Prambanan adalah candi Hindu terbesar dan termegah yang pernah dibangun di Jawa kuno, pembangunan candi Hindu kerajaan ini dimulai oleh Sri Maharaja Rakai Pikatan sebagai tandingan candi Buddha Borobudur dan juga candi Sewu yang terletak tak jauh dari Prambanan. Beberapa sejarawan lama menduga bahwa pembangunan candi agung Hindu ini untuk menandai kembali berkuasanya keluarga Sanjaya atas Jawa, hal ini terkait teori wangsa kembar berbeda keyakinan yang saling bersaing; yaitu wangsa Sanjaya penganut Hindu dan wangsa Sailendra penganut Buddha. Pastinya, dengan dibangunnya candi ini menandai bahwa Hinduisme aliran Saiwa kembali mendapat dukungan keluarga kerajaan, setelah sebelumnya wangsa Sailendra cenderung lebih mendukung Buddha aliran Mahayana. Hal ini menandai bahwa kerajaan Medang beralih fokus dukungan keagamaanya, dari Buddha Mahayana ke pemujaan terhadap Siwa.

Candi Prambanan (Prambanan Temple) terletak di dua sub-distrik administrasi pemerintahan: Pramabanan kecamatan, Klaten, dan Kabupaten Prambanan, Sleman. Candi Prambanan (Prambanan Temple) terletak di wilayah administratif Desa Bokoharjo, Prambanan Sleman. Sementara pintu masuk ke kompleks Candi Prambanan (Prambanan Temple) terletak di wilayah administrasi desa Tlogo, Prambanan, Klaten. Kompleks Candi Prambanan (Prambanan Temple) terletak sekitar 17 kilometer timur laut dari kota Yogyakarta.

Daerah Manusia Purba Sangiran

Sangiran adalah situs arkeologi di Jawa, Indonesia.Menurut laporan UNESCO (1995) “Sangiran diakui oleh para ilmuwan untuk menjadi salah satu situs yang paling penting di dunia untuk mempelajari fosil manusia, disejajarkan bersama situs Zhoukoudian (Cina), Willandra Lakes (Australia), Olduvai Gorge (Tanzania), dan Sterkfontein (Afrika Selatan), dan lebih baik dalam penemuan daripada yang lain.

Daerah terdiri dari sekitar 56 km² (7km x 8 km). Lokasi ini terletak di Jawa Tengah, sekitar 15 kilometer sebelah utara Surakarta di lembah Sungai Bengawan Solo. Secara administratif, kawasan Sangiran terbagi antara 2 kabupaten: Kabupaten Sragen (Kecamatan Gemolong, Kecamatan Kalijambe, dan Plupuh) dan Kabupaten Karanganyar (Kecamatan Gondangrejo). Fitur penting dari situs ini adalah geologi daerah. Awalnya kubah terbentuk jutaan tahun yang lalu melalui kenaikan tektonik. Kubah itu kemudian terkikis yang mengekspos isi dalam kubah yang kaya akan catatan arkeologi.

Generasi Pendobrak Toleransi

Previous article

Pergaulan Bebas Dikalangan Mileneal Saat Ini

Next article

You may also like

Comments

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

More in Edukasi