Berita

Wakil Gubernur Sumbar Kecam Insiden Bom Bunuh Diri di Makassar

0

Wakil Gubernur Sumatera Barat, Ir. Audy Joinaldy mengecam insiden ledakan yang diduga bom bunuh di gerbang Gereja Katedral Makassar. Sikap tersebut disampaikan melalui akun sosial media instagramnya @joinaldy pada Minggu (28/3) sore.

“Dari Kota Makassar, saya mendapat kabar atas atas kejadian pengeboman di Gereja Katedral, Jalan Kajaolalido, Makassar, Sulawesi Selatan. Saya mengutuk keras aksi tersebut. Aksi seperti ini seharusnya tidak boleh lagi terjadi dengan dalih apapun. Bangsa kita sangat memegang erat budaya dan kehidupan sosial yang berbeda satu sama lainnya” – Ucap Audy

Sebelum itu beliau juga mengingat bagaimana momen dirinya yang dahulu pernah bertempat tinggal di Makassar.

“Lebih lima tahun saya pernah tinggal di Makassar dan sampai saat ini masih sering berkunjung ke ibu kota Sulawesi Selatan. Kota moderen dengan pembangunan yang pesat, serta keramahan warganya” – tulisnya

Agar tindak kejahatan terorisme tidak terjadi lagi, Wakil Gubernur yang bergelar Datuak Rajo Pasisia Alam ini menilai bahwa sebagai masyarakat Indonesia harus menjunjung tingi sikap Pluralisme dalam kehidupan sehari-hari.

“Pluralisme harus kita junjung tinggi dalam kehidupan sehari-hari, karena ini merupakan identitas kita sebagai bangsa Indonesia” – terangnya.

Diakhir Audy berharap, agar masyarakat dapat terus menjaga persatuan dalam hidup berbangsa dan bernegara.

“Semoga kita dapat menjaga Bhineka Tunggal Ika dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI)”.

Berikut Screnshoot postingan dari Wakil Gubernur Sumatera Barat, Audy Joinaldy.

Ar Rafi Saputra Irwan
Mahasiswa Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi Universitas Islam Negeri (UIN) Imam Bonjol Padang. Anggota Duta Damai Dunia Maya Sumatera Barat

Konferensi Pers Humas Polri Terkait Ledakan di Gereja Katedral Makassar

Previous article

Pelaku Bom Bunuh Diri Di Makassar Terkait JAD : Kapolri

Next article

You may also like

Comments

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

More in Berita