Indonesia memiliki banyak perusahaan otobus (PO). Beberapa di antaranya sudah berumur 85 tahun, salah satu dari sekian banyak PO bus itu ada yang berasal dari Sumatera Barat (Sumbar).

Dirangkum dari berbagai sumber, berikut deretan PO bus tertua di Indonesia yang masih bertahan dan eksis sampai saat ini:

Naikilah Perusahaan Minang (NPM)

Pertama ada perusahaan otobus Naikilah Perusahaan Minang atau yang lebih dikenal PO NPM. Perusahan otobus yang berdomisili di Kota Padang Panjang ini, pertama kali hadir pada 1937.

Naikilah Perusahaan Minang (NPM) merupakan PO bus tertua di Sumatera Barat dan tertua di Indonesia. Bagaimana tidak perusahaan ini telah beroperasi sebelum kemerdekaan Republik Indonesia, yakni sekitar tahun 1937.

Didirikan di Padangpanjang, Minangkabau, Sumatera Barat, NPM saat ini sudah berumur 85 tahun. Meski demikian NPM masih menjadi perusahaan otobus terkenal dan populer sampai sekarang. 

Selain sasis Mercedes-Benz, PO NPM juga sempat beberapa kali menjajal sasis asal China, seperti Golden Dragon bermesin Yuchai. Adapun untuk bodi busnya, PO NPM tercatat pernah dan masih menggunakan bodi dari berbagai perusahaan karoseri, seperti Adiputro, Laksana, Tentrem, hingga Rahayu Santosa.

PO Anas Nasional sejahtera (ANS)

Selanjutnya ada perusahaan otobus Anas Nasional Sejahtera atau PO ANS. Sama seperti PO NPM, PO ANS juga sudah hadir di Indonesia sejak lama, tepatnya mulai 1960an.

Berasal dari Kota Bukittinggi, PO ANS didirikan pertama kali oleh tokoh bernama Anas Sutan Jamaris. Kala itu, kehadiran PO ANS ini juga untuk memenuhi kebutuhan transportasi orang dan barang yang hendak bepergian, baik itu di dalam Sumatera Barat maupun provinsi lain di Pulau Sumatera.

PO Transport Express Jaya

Berikutnya ada PO Transport Express Jaya yang juga merupakan salah satu PO bus tertua di Sumatera Barat. Bermarkas di Lubuk Alung, Padang Pariaman ini, pertama kali hadir pada 1977.

Bermodal 1 unit bus kala itu, PO Transport Express Jaya hadir untuk melayani kebutuhan transportasi masyarakat sekitar Padang Pariaman yang hendak bepergian ke beberapa kota dan Provinsi lain di Pulau Sumatera.

Memasuki era 1990an, tepatnya 1996, PO Transport Express Jaya mulai melebarkan sayapnya dengan melayani rute menuju Pulau Jawa khususnya Jabodetabek. Kini seiring berjalannya waktu, PO Transport Express Jaya terus mengembangkan bisnisnya dengan mendirikan anak usaha PO Lubuk Basung Jaya, PO Tranex Mandiri, dan PO Lubuk Basung Express.

Terbaru, PO Transport Express baru saja meremajakan armadanya dengan menghadirkan bus baru dengan sasis Mercedes-Benz OH 1526 dan mengandalkan bodi Grand Turismo double glass garapan karoseri Morodadi Prima.

Adapun MPM dan Palala masih terbilang sebagai PO yang berumur seumur jagung di Sumatera barat. Kendati demikian mereka telah mampu bersaing dengan 3 PO lainnya dengan mendatangkan armada yang terbilang banyak.

Gusveri Handiko
Blogger Duta Damai Sumbar Tamatan Universitas Andalas Padang Menulis Adalah Salah Satu Cara Untuk Berbuat Baik

    Jadi Sebenarnya Apa Itu Generasi Sandwich?

    Previous article

    Benarkah kita memasuki zaman kegelapan?

    Next article

    You may also like

    Comments

    Leave a reply

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    More in Edukasi