Cover by: Fadlan Halim

Hallo, sobat damai!

Banyaknya keberagaman di Indonesia sudah tidak perlu dipertanyakan lagi. Keberagaman yang menjadikan daerah-daerah memiliki keunikan dan kekhasannya masing-masing. Bukan hanya kaya akan suku, agama, adat dan budaya, flora dan faunanya saja tetapi juga akan permainan tradisionalnya.

Dulu, setiap sore akan selalu terlihat sekumpulan anak-anak yang bermain di halaman seorang dari meraka atau di lapangan kosong. Permainan yang bisa meningkatkan rasa sosial anak-anak, rasa peduli, kebersamaan, gotong royong, menghargai dan tidak membeda-bedakan pertemanannya. Beragam permainan yang tentunya bukan seperti saat ini yang dipenuhi dengan teknologi modern, di mana sebagian besar anak-anak saat ini hanya berkutat pada layar smartphone, PC, tablet atau laptop mereka.

Berikut beberapa permainan tradisional anak Indonesia yang mungkin pernah kamu mainkan bersama dengan teman-temanmu waktu kecil.

  1. Layang-layang

Permainan yang masih hits sampai sekarang. Hampir semua orang Indonesia tentu tahu permainan yang satu ini. Bukan hanya digemari oleh anak-anak saja, bahkan sampai orang dewasa juga. Sekarang berbagai macam bentuk layangan yang bukan persegi saja, namun ada yang berbentuk hewan, benda, kendaraan dan lain sebagainya.

  • Lompat tali

Permainan yang sering dimainkan oleh anak perempuan ini tentu tidak akan dilupakan. Permainan yang minimal beranggotakan 3 pemain, yaitu 2 orang pemegang tali dan satu orang yang melompat diatasnya dengan aturan tidak boleh mengenai karet. Jika terkena karet, tentu saja kamu harus jaga tali dan bergantian dengan temanmu yang lain.

  • Kelereng

Permainan yang memiliki nama lain gundu. Beberapa kelerang akan disusun di suatu pola, lalu si pemain akan menggulirkan kelerengnya ke arah susunan kelereng. Pemain harus mengenai kelereng yang banyak, jika kelereng keluar dari pola maka kelereng tersebut menjadi milikmu.

  • Egrang

Permainan yang menggunakan bambu panjang ini bisa melatih keseimbangan dan konsentrasimu saat bermain. Biasanya permainan ini beradu keseimbangan berdiri di atas egrang atau adu cepat dengan lawan main untuk sampai ke garis tujuan.

  • Congklak

Permainan yang hanya bisa dimainkan oleh 2 orang saja menggunakan biji congklak dan papan congklaknya. Permainan yang cukup dengan meletakkan biji-biji congklak kedalam lubang kecil dipapan congklak.

  • Petak umpet

Permainan yang dimainkan oleh 3 orang anak atau lebih, di mana satu yang jaga dan yang lain bersembunyi. Anak yang jaga harus menghitung sampai sepuluh dan yang lain harus bersembunyi dengan cepat dan aman selama hitungan dimulai, karena setelah hitungan berhenti yang jaga akan mencari temannya yang bersembunyi. Permainan yang cukup menguji otak karena harus cepat dan pandai mencari lokasi persembunyian yang aman.

Jadi permainan apa saja yang pernah kamu mainkan? Masih banyak permainan tradisional anak lainnya seperti engklek/kotak sembilan, gasing, bola bekel, gerobak sodor, patok lele, dan banyak lagi. Permainan yang kini menjadi kenangan manis kita di waktu kecil dulu.

Sayangnya, permainan-permainan itu hampir hilang, terutama di kota-kota besar. Semuanya asik dengan gadget, PC dan teknologi. Oleh karena itu, mari kita jaga permainan-permaian tradisional anak ini sebagai pelengkap kekayaan bangsa Indonesia.

Histori Singkat Lapangan Imam Bonjol Padang

Previous article

TAHUKAH KAMU SEJARAH LAHIRNYA MATRILINEAL DI MINANGKABAU?

Next article

You may also like

Comments

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

More in Umum