Oleh: Yui

Tidak ada yang bisa mengalahkan murkanya laut walau daksa memohon untuk mengembalikan mereka. Tidak ada yang bisa menenangkan marahnya alam walau seribu satu kali kau memohon untuk meminta mereka pulang.

Sepersekian detik tawa pun berubah menjadi lara kala murkanya membabi buta.

Apakah ini teguran dari sang Maha Kuasa? Atau hanya alam yang ingin bercanda dengan manusia-manusia tanpa mau bertanggung jawab mengenai semua yang ada.

Dia telah tenggelam, Sayang. Menyisakan kanin yang terpatri kuat bagi mereka yang ditinggal. Dia tak akan kembali, percuma asa berharap pada masa yang enggan untuk menggubris.

Nahkoda telah selesai melakukan tugas akhirnya, ia pun memutuskan pulang ke kampung halaman. Yah, kampung halaman yang sebenarnya.

Nanggala 402. Tetap damai di sana karena harap kami telah hirap, ditelan oleh keegoisan diri sendiri.

Nanggala 402. Jaga 53 awak yang ada, sebagaimana Tuhan menjaga mereka ketika masih bermain di dunia yang fana.

Kau akan tetap abadi, sekarang, besok, dan untuk selamanya.

Ina, 24 April 2021

Mengetuk Pintu Langit Untuk Nanggala 402

Next article

You may also like

Comments

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *