BeritaOpini

Azan Dengan Lafaz “Jihad”

0

Redaksi- Duta Damai Sumbar, Pada tanggal 1 desember yang lalu beredar video di media sosial tentang adanya sekelompok orang yang mengganti lafaz “sholah” menjadi lafaz “Jihad”. Rangkuman video tersebut dijadikan satu oleh channel Viva.co.id dengan tagline video di yotubenya dengan judul “Bahar Bin Smith Pimpin Azan Hayya Alal Jihad yang Sedang Viral”

Sebagai orang awam yang fakir akan ilmu kajian agama islam penulis merasa miris melihat hal ini. Jika dilihat dari video tersebut mereka tidak benar-benar mengumandangkan azan untuk mendirikan shalat namun sengaja membuat video tersebut untuk kepentingan kelompok mereka. artinya dapat diambil kesimpulan kelompok tersebut tidak benar-benar menjadikan islam sebagai jalan kebenaran namun menjadikan islam sebagai alat untuk kepentingan mereka.

dilansir lewat BBC News Indonesia, Kepolisian Jawa Barat sedang mendalami kemungkinan adanya “perintah dari pihak tertentu” dalam kasus ‘ajakan jihad’ melalui perubahan lafal azan yang disebarkan di media sosial. Dugaan itu didasarkan bahwa ‘ajakan jihad’ melalui azan itu dilakukan secara serentak, kata seorang pejabat Polda Jabar.

“Ini lagi didalami, karena yang kita khawatirkan dalam satu hari serentak (video azan), ada di Jabar maupun daerah lain. Nah, tentunya Jawa Barat akan fokus untuk menyelidiki siapa yang menyuruh dan siapa yang memviralkan,” kata Kabidhumas Polda Jawa Barat, Kombes Pol. Erdi Adrimulan Chaniago, Jumat (04/12).

Kemudian dilansir oleh kompas TV Diduga, aksi ini berkaitan dengan pengusutan pidana pelanggaran protokol kesehatan kerumunan pimpinan FPI Habib Rizieq Shihab.

Melihat kejadian ini kita mendorong para pihak terkait dapat bekerja sesuai tugas dan wewenangnya dalam menanggapi hal ini. Aparat hukum diminta untuk dapat mengusut kasus ini demi kepentingan ketertiban masyarakat umum kemudian MUI beserta pihak yang berfungsi menyatukan umat islam di indonesia dapat menenangkan umat serta masyarakat diharapkan tidak terprovokasi oleh kelompok yang suka memecah belah umat ini.

Pada akhirnya media sosial dapat memicu hal-hal yang tidak di inginkan oleh masyarakat ketika media sosial digunakan untuk tujuan kepentingan kelompok dengan cara melakukan penyimpangan dalam masyarakat. Islam adalah agama yang membawa rahmat bagi seluruh alam dan ketika islam digunakan untuk hal-hal yang menyimpang maka akan sangat merugikan islam sendiri.

Gusveri Handiko
Blogger Duta Damai Sumbar Tamatan Universitas Andalas Padang Menulis Adalah Salah Satu Cara Untuk Berbuat Baik

    Pernyataan Sikap Pemuda Lintas Agama Kota Padang Dalam Menanggapi Tragedi Sigi

    Previous article

    Lagi, Densus 88 Menggeledah Rumah Teroris Di Sumbar

    Next article

    You may also like

    Comments

    Leave a reply

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    More in Berita