This movie is awesome! Aku udah habisin waktu untuk 3 kali nonton film ini. Tokoh utama di film ini Jefri Nichol yang berperan sebagai Satya, dan Syifa Hadju yang berperan sebagai Mel. Mereka berdua mempunyai ibu yang super ceriwis dan kocak. Cut Mini berperan sebagai Widi, orang tuanya Mel. Sedangkan Sarah Sechan berperan sebagai Ira, orang tuanya Satya. Kebayang kan, seberapa ‘rame’ film ini?

            Di awal film kita sudah disuguhkan dengan scene perkenalan Mel dan Satya dengan pasangan mereka masing-masing. Namun, proses tersebut tidak berjalan lancer karena mamanya Mel dan Satya super selektif dalam memilih calon menantunya. Disini kita juga bisa melihat karakter para pemain Mohon Doa Restu.

            Mel punya watak lebih keras dari pada Satya. Dia punya visi misi kedepan, namun cenderung masih labil dan sering terbawa suasana. Sedangkan Satya adalah tipikal anak penurut. Dia selalu mengikuti semua keinginan mamanya, bahkan jika itu bukanlah hal yang ia inginkan. Ia melakukan itu karena ia sangat mencintainya mamanya yang merupakan seorang single parent.

            Alur cerita ini lumayan cepat, Mel dan Satya dikenalkan dan dijodohkan oleh orang tua mereka masing-masing. Ada naik turun, terutama ketika menuju pernikahan. Para orang tua: Widi dan Ira terlalu mengambil alih semuanya. Dekorasi, tamu, lokasi, dan konsep pernikahan semuanya diurus oleh mereka tanpa memperdulikan opini Mel dan Satya.

            Film ini bergenre romance comedy. Banyak juga pelajaran tentang keluarga disini. Komunikasi adalah hal yang utama dalam sebuah hubungan. Ada kalanya orang tua juga harus mendengarkan keinginan anaknya. Di lain sisi, ada pula momen anak harus melihat sesuatu dari sudut pandang orang tua. Tidak boleh saling memaksakan kehendak.

            Menurutku yang menjadikan film ini menarik adalah acting dari Cut Mini dan Sarah Sechan. Benar-benar seperti orang tua. Omelannya khas sekali. Puncak dari film ini adalah ketika Cut Mini (Widi) bertengkar dengan suaminya karena permasalahan pernikahan Mel dengan Satya. So memorable. Satu film keluarga yang wajib ditonton di hari libur ini!

Asin dan Pedas Makanan Masyarakat Kenteng

Previous article

Belajar Kepemimpinan Melaui Ekskul Pramuka

Next article

You may also like

Comments

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *