Guru adalah pahlawan tanpa tanda jasa
Sebuah gelar yang disematkan untuk guru
Dan setiap anak pasti ingin menjadi pahlawan
Dari tayangan TV anak-anak di sajikan beragam pahlawan kebenaran
Dan guru menjadi pahlawan tanpa harus mengangkat senjata dan berdarah darah.

Tak ubahnya dengan ku
Aku ingin menjadi pahlawan
Menjadi guru
Memiliki banyak ilmu pengetahuan
Mendidik generasi penerus bangsa

Rajin pangkal pandai
Buku adalah cendela dunia
Deretan pribahasa yang memacu ku untuk belajar dan belajar
Dan tidak lupa membantu meringankan pekerjaan orang tua
Karena katanya mereka yang membantu orang tuah
Hidupnya akan memperoleh kemudahan dan kemuliaan

Tidak peduli seberapa berat perjuangan menuntut ilmu
Tidak peduli seberapa besar pengorbanan yang harus di lakukan
Demi aku mencapai cita-cita ku
Ayah ibu bekerja keras mencari uang untuk kebutuhan sekolah dan kuliah ku
Dan tak henti memberikan motivasi
“Segala sesuatu butuh pengorbanan”
Demikian beliau berujar

Tibalah hari kebahagiaan
Wisudha telah tiba
Aku bangga menjadi seorang sarjana
Ayah ibu terangkat derajatnya
Bagaimana tidak
Seorang petani bisa menyekolahkan anaknya hingga jenjang sarjana
Terlebih didesaku hanya ada beberapa yang sekolah hingga SMA

Aku akhirnya menjadi guru
Gelar pahlawan tanpa tanda jasa menjadi milik ku
Bekerja dan mengabdikan diri aku mulai

Tapi apa yang salah dengan guru?
Saat guru memberi hukum pada siswa
Guru terciduk dan masuk penjara

Aku dan guru ku tidak lagi bisa berbuat apa
Ketika salah kata dan salah bertindak
Jeruji besi menunggu kami
Payung hukum yang seharusnya melindungi
Menjadi rantai yang membelenggu guru

Entah apa arti dari kata guru saat ini
Beberapa oknum guru terpenjara lantaran kasus pencabulan anak didik
Belum lagi oknum guru yang justru memperkaya diri di moment hari guru.
“Mami papi, besok hari guru ingat kodonya ya”
“Cece Koko, kado hari guru oleh-oleh dari Malaysia, Jepang, atau Singapura ya”
Tanpa rasa malu beberapa oknum guru meminta ini dan itu

Selamat hari guru aku ucapkan
Untuk para guru yang masih berpegangan teguh pada pendirian
Sebagai pahlawan tanpa meminta balas jasa

Suyadi

Sejarah Awal Kurai V Jorong ( Penduduk Asli Bukittinggi)

Previous article

Mengenal Kurai V Jorong dan 20 Pangka Tuonya

Next article

You may also like

Comments

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *