Mengetuk Pintu Nurani Seorang Insan

Ditulis Oleh : Yui

Semua agama mengajarkan kebaikan, lantas agama mana yang mengajarkan jika beda harus dilenyapkan? Apakah kita insan yang hina ini hanya diam dan harus diam ketika ketidakadilan di negeri ini sudah mulai dikoyak oleh mereka yang mengaku paling benar?

Aku meringkuk, memikirkan kembali, merenung kembali mengenai hal apa yang agamaku ajarkan pada diri ini dalam sadar. Yah! Tentu dalam sadar! Tidak mungkin orang beragama belajar dalam keadaan tidak sadar?

Setiap orang beragama, tetapi apakah mereka paham apa itu agama? Seenak jidatnya mereka melakukan aksi dengan embel-embel membela agama? Pahamilah, agama tidak perlu dibela karena sejatinya agama tidak pernah salah jika kita manusia tidak menodainya.

Tuhan menciptakan perbedaan agar kita saling harga menghargai. Lantas, tidak bisakah kau mengikuti ajaran Tuhanmu? Jangan sombong, kumohon jangan sombong!

Kau kira boom bunuh diri membawamu ke surga? Kurasa tidak, insan. Kau hanya berakhir dalam dunia yang antah berantah, tanpa ada tujuan dan tindakan yang baik. Kau akan semakin membabi buta untuk menunjukkan bahwa kau adalah makhluk paling rendah.

Sepertinya, mengetuk pintu hati seorang insan sepertimu teramat sulit karena yang membelamu masih saja mereka yang mabuk akan agama.

Tidakkah kau berpikir dan merenung atas tindakanmu mengenai hati nurani manusia?

Apakah kau boleh kusamakan  dengan mereka yang memiliki kaki empat? Atau kusamakan dengan makhluk Tuhan yang bermata satu? Agar kau paham apa itu tindakan kriminal!

Propaganda ISIS Melalui media sosial

Previous article

Aksi Teror

Next article

You may also like

Comments

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *