Opini

Dunia Maya Di Masa Pandemi Covid-19

0


Pada tanggal 7 Agustus 2021 lalu bertepatan dengan hari jadi Duta Damai Dunia Maya Sumatera Barat yang ke-4 tahun. Dalam rangka memperingati hari ulang tahunnya yang ke-4 tersebut Duta Damai Dunia Maya Regional Sumatera Barat mengadakan zoominar dengan menghadirkan tiga orang narasumber yang memiliki kapasistas di bidangnya.
Pertmama ada bapak Abdul Malik selaku Redaktur Pelaksana PMD-BNPT RI yang menyampaikan materi seputar peran BNPT dalam menanggulangi berbagai bentuk kekerasan, radikalisme, ekstremisme, intoleransi, serta terorisme di dunia maya selama masa pandemic yang memang kian meningkat dengan berbagai bentuknya.


Lalu narasumber kedua adalah bapak Islah Bahrawi yang merupakan Direktur Eksekutif Jaringan Moderat Indonesia yang membahas tentang bagaimana peran masyarakat yang beragam ini dalam menyikapi pandemi, baik di dunia nyata maupun dunia maya. Tegasnya beliau menyatakan bahwa pandemi hari ini tidak ada hubungannya dengan agama tertentu apalagi sampai kita saling menuding agama atau kelompok tertentu sebagai penyebab semua pandemi ini terjadi. Beliau menyatakan bahwa sejarah itu pasti berulang, begitupun dengan pandemi hari ini yang kalau kita baca sejarah maka jauh sebelum pandemi ini hadir dengan berbagai permasalahannya hari ini, maka pada zaman dahulu kondisi demikian juga telah terjadi yang bahkan juga menghilangkan banyak nyawa manusia. Hanya saja bagaimana masyarakat menyikapi wabah tersebut agar tidak merusak tatanan kehidupan berbangsa dan bernegara.


Serta pemateri ketiga adalah dari Koordinator Duta Damai Dunia Maya Regional Jawa Barat yang sekaligus beliau merupakan dosen di salah satu kampus di Jawa Barat yaitu mas Ridwan Rustandi. Sebagai seorang anak muda yang menjabat sebagai Koordinator Duta Damai di Jawa Barat tentu beliau konsen membahas tentang bagaimana peran anak muda dalam bermedia sosial. Kita tahu bahwa anak muda ataupun generasi Z hari ini adalah pengguna terbesar media sosial karena memang hampir sebagian besar aktivitas anak muda ada di media sosial. Sehingga menurut beliau anak muda harus mampu berlaku bijak dalam bermedia sosial, anak muda harus bisa berfikir kritis dalam menerima dan memilah berbagai informasi yang diterimanya, baik media online maupun media offline, sehingga kita sebagai generasi muda tidak termakan propaganda kelompok-kelompok tertentu yang akan membuat kita menjadi korban berita bohong yang kebenarannya belumlah jelas atau berita hoax.


Selain menghadirkan para narasumber yang luar biasa acara tersebut juga diikuti oleh berbagai kalangan sebagai peserta, mulai dari mahasiswa, abdi negara, ibu persit, para duta damai dari seluruh Indonesia, serta dari berbagai kalangan antar agama. Di usia yang ke-4 tahun Duta Damai Dunia Maya Regional ini diharapkan para anggotanya mampu terus menerus menebarkan pesan-pesan perdamaian di media sosial maupun di lingkungannya, dan menjadi generasi muda yang senantiasa melek literasi agar mampu mengkounter berita hoax di media sosial.


Usia 4 tahun memang masih sangat muda sekali bagi sebuah organisasi, namun Onriza memiliki harapan yang besar selaku Koordinator Duta Damai Dunia Maya Regional Sumatera Barat kepada generasi muda hari ini agar anak muda jangan lelah ikut berperan dalam menebarkan pesan-pesan perdamaian, melek literasi, kritis dalam berfikir dan mencerna sebuah informasi agar terhindar dari hoax.


Pandemi hari ini memang sangat memprihatinkan selain hampir semua aktivitas masyarakat di rumahkan, kita juga harus mampu hidup dengan new normal yang selalu berpedoman kepada protocol kesehatan yang semakin ketat untuk saling melindungi satu sama lainnya.

Namun, di tengah-tengah kondisi masyarakat yang kian tak menentu ini, maka semakin menjadi juga aknum-oknum tertentu melancarkan visinya untuk saling menebarkan kebencian diantara sesama, dengan berbagai berita-berita hoax yang akhirnya menimbulkan kekerasan, kebencian, intoleransi, ekstremisme, bahkan radikalisme di media sosial. Tak terkecuali juga penderitaan masyarakat akibat pandemi ini juga dimanfaatkan oleh kalangan elit politik untuk mengambil simpati masyarakat demi meraup keuntungannya sendiri.
Sebagai generasi muda kita harus mampu membentengi diri dengan literasi yang lebih luas dalam menghadapi informasi hari ini, supaya kita juga mampu memberikan edukasi kepada masyarakat secara luas akan informasi yang benar dan yang hoax.


Sekali lagi selamat hari jadi yang ke-4 tahun Duta Damai Dunia Maya Regional Sumatera Barat. Tetaplah berjuang untuk menciptakan kedamaian untuk semua manusia atas nama kemanusiaan.

Nuraini Zainal

MAARIF Institute adakan Workshop Lintas Agama dengan Tema : Penguatan Kolaborasi Lintas Agama untuk Mempromosikan Toleransi dan Pencegahan Ekstrimisme Kekerasan

Previous article

Mesir Resmi Menetapkan Ikhwanul Muslimin Sebagai Kelompok Teroris

Next article

You may also like

Comments

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

More in Opini