Opini

5 Rekomendasi Film Toleransi di Indonesia

Ditulis oleh: Husnul Hayati

0

Indonesia merupakan negara yang kaya akan perbedaan yang menjunjung tinggi nilai-nilai Pancasila dan Bhineka Tunggal Ika. Dikenal dengan negara yang menjunjung tinggi nilai toleransi antar umat beragama, nyatanya masih banyak diantar kita yang belum paham arti dan maksud serta penerapan nilai-nilai toleransi sendiri.

Fenomena perbedaan yang sangat sering ditemui dalam kehidupan sehari-hari ini, akhirnya diangkat ke layar lebar. Berikut 5 rekomendasi film toleransi beragama di Indonesia.

  1. Indonesia Bukan Negara Islam

Berangkat dari keprihatinan soal sikap toleransi beragama di Indonesia, sang sutradara Jason Iskandar membuat film dokumenter ini. Dalam film ini, Jason mengangkat cerita tentang dua orang temannya beragama Islam yang bersekolah di Canisius College, Jakarta.

Meskipun beragama Islam, mereka berdua masih bisa melaksanakan ibadah di tempat mayoritas umat kristiani berada. Kemudian keadaan ini dikontraskan dengan keadaan di luar sana di mana banyak pergerakan kelompok yang mengatasnamakan Islam, akan tetapi semena-mena terhadap agama lain. Kehadiran kelompok radikal tersebut dapat mengguncang stabilitas keamanan dan kenyamanan di Indonesia yang notabene dihuni oleh penduduk dengan agama yang berbeda-beda.

2. Rumah Seribu Ombak

Diangkat dari novel dengan judul yang sama, film ini bercerita tentang persahabatan dua anak yang berbeda keyakinan sejak umur belasan tahun. Keduanya sama-sama memiliki trauma besar masa lalu yang membuat mereka sama-sama harus berjuang menghadapi hidup dan mengalahkan ketakutannya.

3. Tanda Tanya

Meski mengundang kontroversi dari berbagai pihak, film ini mengisahkan toleransi beragama dalam kehidupan sehari-hari yang penuh dengan suasana damai serta menyentuh hati.

Hanung bramantyo sang sutradara, menampilkan sosok Menuk, seorang muslim yang bekerja di restoran Cina, yang pemiliknya sangat menghormati muslim. Kemudian tokoh Surya, seorang muslim yang mau menjadi Yesus dalam acara Paskah, serta anggota GP Anshor yang bersedia menjaga keamanan gereja.

4. Cinta tapi Beda

Tak hanya memperlihatkan benturan antara Jawa dan Padang, film ini juga menyajikan perbedaan pandangan Islam dan Katolik, serta rumitnya birokrasi di negara kita. Cinta tapi Beda juga menyuguhkan pernikahan beda agama yang dijalani oleh dua insan, tapi juga dua keluarga besar.

5. Lima

Film yang ditayangkan bersamaan dengan hari lahirnya Pancasila 1 Juni tahun 2018 ini merupakan garapan lima sutradara yang menceritakan kisah satu keluarga yang anggota keluarganya tidak memiliki satu keyakinan.  Diproduseri oleh Lola Amaria, Lima menangkap konflik keluarga yang berbeda agama yang realitis saat orangtuanya meninggal mulai dari masalah pemakaman hingga harta warisan yang membuat mereka mulai rapuh.

Itulah lima film bertema toleransi yang dapat mengajarkan kita betapa pentingnya nilai toleransi. Deretan film di atas juga mengajarkan kita bahwa rasisme bisa terjadi bukan hanya karena kebencian, melainkan ketidakpedulian dan kesalahpahaman.

Kasus Pengeroyokan di Padang Pariaman, Pelajaran Bagi Kita Agar Jangan Mudah Terprovokasi

Previous article

Densus 88 Tangkap 8 Terduga Teroris Dikawasan Sumatera Utara

Next article

You may also like

Comments

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

More in Opini